Buat teman-teman yang bingung mau makan siang apa, boleh dicoba nih menikmati lezatnya Ichiyo Ramen Buah Batu, Bandung. Ramen sendiri sudah tidak asing bagi masyarakat kita yang menggemari hidangan mi kuah khas Jepang yang sangat populer di seluruh dunia. Meskipun akarnya berasal dari Tiongkok, Jepang telah mengadaptasi dan mengembangkannya selama berabad-abad hingga menjadi ikon kuliner nasional mereka.
Beberapa restoran khusus ramen di Indonesia pun menyesuaikan cita rasa yang lebih sesuai dengan lidah kita.
Anatomi Ramen
Semangkuk ramen yang otentik bukan sekadar mi kuah tetapi merupakan perpaduan presisi antara lima elemen utama:
- Mi (Men): Terbuat dari gandum, garam, dan air. Bahan rahasianya adalah Kansui (air alkali). Kansui memberikan tekstur kenyal, warna kekuningan, dan aroma khas yang membedakan ramen dari mi lainnya.
- Kuah (Soup): Dasar rasa ramen. Biasanya dibuat dari rebusan tulang ayam, tulang babi (tonkotsu), ikan, atau sayuran yang dimasak berjam-jam untuk mengekstrak rasa gurih alami.
- Saus Dasar (Tare): Inilah penentu identitas ramen. Tare adalah bumbu cair kental yang diletakkan di dasar mangkuk sebelum kuah dituang. Jenisnya meliputi Shio (garam), Shoyu (kecap asin), atau Miso (pasta kedelai).
- Minyak Aromatik (Koumi-yu): Lemak tambahan (seperti minyak bawang putih atau minyak cabai) yang berfungsi menjaga suhu kuah tetap panas dan menambah kedalaman rasa (layering).
- Topping (Isian): Bahan pelengkap seperti Chashu (irisan daging), Ajitsuke Tamago (telur rebus setengah matang berbumbu), Menma (rebung), Nori (rumput laut), dan daun bawang.
Jenis-jenis Ramen
Wah, kalau bicara soal jenis ramen, kita bisa masuk ke “labirin” kuliner yang sangat dalam! Di Jepang sendiri, ramen diklasifikasikan dengan berbagai cara: berdasarkan bumbu dasarnya (tare), bahan kaldunya, hingga wilayah asalnya.
Berikut adalah pembagian jenis ramen yang paling umum untuk kamu ketahui:
Berdasarkan Tare (Bumbu Dasar)
Ini adalah cara paling mendasar untuk membedakan rasa ramen:
- Shio (Garam): Jenis tertua dan paling jernih. Kuahnya bening, ringan, dan biasanya menggunakan kaldu ayam atau ikan. Cocok untuk kamu yang suka rasa “bersih” dan tidak terlalu berat.
- Shoyu (Kecap Asin): Sangat populer di Tokyo. Kuahnya berwarna cokelat transparan dengan rasa gurih (umami) yang dominan dan sedikit manis dari kedelai.
- Miso (Pasta Kedelai): Berasal dari Hokkaido yang dingin. Kuahnya kental, keruh, dan punya rasa yang sangat kuat serta bold. Biasanya disajikan dengan jagung dan mentega (butter).
- Karee (Kari): Kuah ramen yang dicampur dengan bumbu kari Jepang yang kental dan aromatik.
Berdasarkan Bahan Kaldu (Broth)
Meskipun bumbunya sama, bahan rebusan tulangnya bisa berbeda:
- Tonkotsu: Kaldu tulang babi yang direbus belasan jam sampai hancur, menghasilkan kuah putih susu yang sangat kental dan berlemak.
- Tori Paitan: Versi ayam dari Tonkotsu. Menggunakan tulang ayam yang direbus lama hingga kuahnya putih dan creamy. Ini yang paling banyak dipakai di kedai ramen halal di Indonesia.
- Gyokai: Kaldu yang berbasis ikan atau makanan laut (seperti ikan teri kering/niboshi atau cakalang/katsuobushi).
Berdasarkan Gaya Penyajian
Ramen tidak selalu disajikan dalam mangkuk berisi kuah panas:
- Tsukemen (Ramen Celup): Mi dan kuah disajikan di wadah terpisah. Mi biasanya lebih tebal dan disajikan dingin, sementara kuahnya sangat kental dan panas untuk mencelup mi.
- Abura Soba / Mazesoba: Ramen tanpa kuah. Mi dicampur dengan minyak aromatik dan bumbu cair di dasar mangkuk, lalu diaduk rata dengan berbagai topping (seperti pasta daging atau kuning telur mentah).
- Hiyashi Chuka: Ramen dingin yang biasanya disajikan saat musim panas dengan saus asam manis yang segar.
Menikmati Ichiyo Ramen Buah Batu


resep autentik di ichiyo ramen

Restoran Ichiyo Ramen di Bandung sebetulnya ada beberapa cabang. Tetapi kali ini saya akan menikmati ramen di cabang jalan Buah Batu Bandung, karena kebetulan rumah saya dekat ke resto ini.
Resto ini terletak Jl. Buah Batu no 220, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40265. Di pintu dan jendela kaca resto terpampang tanda HALAL, yang menunjukkan tempat ramen ini sudah bersertifikasi halal.
Begitu masuk akan disambut oleh staf resto yang menanyakan jumlah tamu, kemudian diarahkan untuk memesan menu dari mesin pemesanan otomatis berupa layar sentuh cukup lebar. Kita tinggal memilih menu dan jumlah pemesanan, setelahnya otomatis tertera jumlah pembayaran dan pilihan transaksi. Bisa menggunakan debit atau QRIS.
Begitu masuk, kita akan disambut dengan tatanan meja-kursi dekorasi kayu yang lapang, lampion, poster retro Jepang, dan meja kecil untuk bumbu-bumbu. Kalian bisa memilih meja yang menghadap dinding (counter seat) bagi yang suka makan dengan privacy atau meja yang dikelilingi kursi untuk rombongan atau teman.

Spesialisasi Kuah Tori Paitan (Halal)



ichiyo ramen – halal certified

Ichiyo Ramen fokus pada Tori Paitan, yaitu kaldu ayam yang direbus sangat lama hingga menghasilkan kuah berwarna putih susu yang sangat kental, gurih, dan kaya akan kolagen.
Ichiyo Ramen dikenal sebagai kedai No Pork No Lard, sehingga menjadi pilihan utama bagi teman-teman Muslim di Bandung yang ingin mencicipi ramen dengan cita rasa kental ala Tonkotsu namun menggunakan bahan yang halal.
Beberapa menu yang sering menjadi perbincangan para foodies adalah:
- Signature Tori Paitan: Kuah ayam original yang sangat creamy. Biasanya disajikan dengan mi lurus, irisan chicken chashu yang empuk, telur rebus setengah matang (ajitsuke tamago), dan nori.
- Spicy Ramen: Bagi pecinta pedas, varian ini menggunakan pasta cabai khusus yang memberikan rasa panas namun tidak menutupi gurihnya kaldu ayam.
- Truffle Ramen: Salah satu menu premium mereka. Aroma minyak truffle yang khas memberikan dimensi rasa mewah dan modern pada semangkuk ramen tradisional.
- Gyoza, Karage & Yakitori: Sebagai pendamping, gyoza mereka dikenal memiliki kulit yang tipis dengan isian yang juicy. Sedangkan Yakitori berupa sate-satean sebagai pelengkap ramen atau donburi.
- Menu Donburi (Nasi): Ada pilihan Gyukatsu Curry Rice, Chicken Karaage Don, Chicken Katsu Curry Rice, dan Spicy Gyu Tan Don



pilihan menu ramen dan nasi
Penutup
Ichiyo Ramen Buah Batu berhasil menjadi salah satu pilihan kuliner ramen di Bandung karena mereka berhasil menyeimbangkan antara estetika tempat dan kualitas rasa.
Bagi yang merindukan suasana Jepang namun tetap ingin memastikan kehalalan bahan, kalian bisa banget menikmati hidangan di Ichiyo Ramen Buah Batu, Bandung.


Tinggalkan komentar