Setelah enam bulan berlalu sejak merebaknya pandemi, beberapa kantor dan kampus mulai menerapkan WFO (work from office). Rupanya geliat perekonomian sudah mulai bergerak kembali. Selain itu kebijakan WFO, alias mulai ngantor lagi ini dianggap lebih memudahkan untuk koordinasi. Selama kita berdiam diri di rumah walaupun tetap bekerja, komunikasi dan koordinasi dilakukan melalui internet. Jaringan yang tidak selalu stabil dan tidak melihat langsung produknya memang sering menyulitkan bila harus meng-approve. Belum lagi bila akan mengawasi proses produksi, kita harus terjun langsung ke lapangan. Dituntut semua pihak menjaga kebersihan lingkungan kerja dengan baik di era adaptasi kebiasaan baru ini. Dengan cara protokol kesehatan harus dipatuhi dengan ketat, karena sesungguhnya kita belum sepenuhnya bebas dari pandemi.
7 Tips Menjaga Kebersihan Lingkungan Kerja di Era Adaptasi Kebiasaan Baru
Teman-teman, ada yang harus tetap kita patuhi di era pandemi dan kemudian menjadi adaptasi kebiasaan baru (the New Normal), yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan.
Nah, walaupun kita sudah masuk kantor, kebiasaan sesuai protokol kesehatan tersebut tetap harus dipertahankan ditambah tentunya dengan langkah-langkah berikut:
1 – Memeriksa Suhu Tubuh
Bila ada virus yang menjangkiti tubuh seseorang, gejala yang sering muncul adalah demam pada penderitanya. Itu sebabnya sebelum masuk ke ruang kerja, harus ada petugas yang mengukur suhu tubuh kita. Tubuh orang demam adalah di atas 36.5 0 C, sehingga bila ada karyawan yang suhu tubuhnya 37 atau 38 derajat C, yang bersangkutan dilarang masuk kantor. Sebaiknya beristirahat di rumah atau memeriksakan diri ke klinik kesehatan.
2 – Menyiapkan Tempat Cuci Tangan dan Hand Sanitizer
Sebagai langkah tetap menjaga kebersihan lingkungan kerja maka setiap orang yang akan bekerja di kantor harus mencuci tangan terlebih dahulu. Oleh sebab itu kantor harus menyiapkan tempat cuci tangan sebelum pintu masuk yang dilengkapi dengan sabun dan air mengalir. Di meja-meja kantor atau di spot-spot tertentu juga wajib disiapkan hand sanitizer yang cukup.
3 – Menerapkan Jaga Jarak
Mau tidak mau kantor atau pengelola tempat kerja harus mengatur kembali interior dan susunan duduk karyawannya. Meja bisa diatur dengan jarak tertentu atau bisa ditambahkan sekat transparan untuk menjamin tidak ada droplet yang tersebar secara tak sengaja.
4 – Membersihkan Benda-benda dengan Desinfektan
Secara rutin harus ada petugas menjaga kebersihan lingkungan kerja yang membersihkan benda-benda dengan desinfektan, terutama pada benda-benda disentuh orang banyak. Misalnya handel/ bukaan pintu, handel lemari/ laci, tombol lift, sakelar lampu, railing tangga, keyboard laptop, printer, bahkan tombol dispenser. Pembersihan rutin sebaiknya dilakukan minimal dua kali sehari. Pencegahan penularan dengan cara desinfektan akan membantu membasmi mikroorganisme penyebab penyakit sehingga barang-barang di kantor tetap higienis.
5 – Sering Membersihkan Lantai
Lantai merupakan elemen interior yang kemungkinan besar paling rawan juga sebagai media penularan. Oleh sebab itu pengelola harus juga menempatkan staf yang menjaga kebersihan lingkungan kerja dengan cara mengepel minimal dua kali sehari. Untuk lingkungan kantor yang berkarpet, kebersihan lingkungan kerja tetap dapat dilakukan dengan mesin-mesin penghisap debu.
6 – Menjaga Kebersihan Toilet
Teman-teman sejak pandemi ini ada yang seperti saya tidak? Menghindari buang hajat di toilet kantor apalagi toilet umum. Takut saja ya, kita tertular penyakit dari tempat duduk toilet, memegang handel pintu, atau tuas washtafel. Nah, sebagai pengelola di tempat kerja harus dong menjamin kebersihan toilet di tempat kerja, dengan rajin dipel dengan desinfektan. Selain itu pembuangan dari drainase juga harus lancar dan toilet tetap kering.
7 – Sirkulasi Udara di dalam Ruangan
Baru-baru ini ada info bahwa virus CoViD-19 juga menular lewat airborne (aliran udara), bukan hanya melalui droplet. Itu sebabnya hati-hati bila bekerja di ruangan tertutup dengan memakai AC, pastikan agar masker tetap dipakai selama bekerja. Usahakan sirkulasi udara tetap lancar dan langsung ke udara terbuka. Langkah lain adalah mengurangi jam kerja, agar tak berlama-lama di ruangan tertutup dengan orang banyak.
Nah, teman-teman itulah tips menjaga kebersihan lingkungan kerja di era AKB (adaptasi kebiasaan baru). Marilah bersama-sama taat dan tetap tertib dengan protokol kesehatan. Jaga juga kebersihan di rumah dan lingkungan. Jangan lupa pertahankan imun tubuh dengan makan bergizi, minum vitamin, dan istirahat cukup.
Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar