Inilah Pekerjaan Travel dan Turisme. Cocok Bagi Pehobi Jalan-jalan

Saya beberapa kali ikut walking tour jelajah di sebuah kota atau ikut open trip berwisata bareng-bareng teman baru. Walking tour atau tur jalan kaki maupun open trip biasanya didampingi oleh pemandu wisata. Saya melihat bahwa pekerjaan travel dan turisme sepertinya cocok banget bagi kamu yang suka jalan-jalan.

Selain kamu dapat menikmati pekerjaan, area tempat bekerjanya juga sangat menarik. Beberapa pekerjaan terbaik mungkin terkait dengan pariwisata dan perjalanan. Akan sangat menyenangkan untuk menjelajah dan berkunjung ke negara, benua, dan kota baru.

Bekerja di biro perjalanan merupakan hal yang bermanfaat, tidak hanya menghasilkan uang untuk apa yang kamu tawarkan, tetapi juga mengubah setiap hari menjadi semacam petualangan.

Industri travel dan tourism (pariwisata) adalah sektor yang sangat luas, mencakup segala hal mulai dari transportasi, akomodasi, hingga hiburan. Pekerjaan di bidang ini tidak selalu berarti “jalan-jalan”, tetapi lebih banyak tentang pelayanan, manajemen, dan perencanaan.

tour guide
tour guide

Berikut adalah pengelompokan jenis pekerjaan di bidang pariwisata:

Pelayanan Perjalanan & Pemandu (Travel Services)

Pelayanan perjalanan dan pemandu yang sering saya amati ini yang merupakan wajah terdepan dari industri pariwisata yang berinteraksi langsung dengan wisatawan.

Sebetulnya ada beberapa spesialisasi dalam pelayannya, yaitu tour guide (pemandu wisata) yang tugasnya menjelaskan sejarah dan budaya suatu tempat. Termasuk Walking Tour Guide seperti di komunitas Cerita Bandung.

Pada akhir 1990-an, beberapa pemandu wisata yang cerdas mulai memahami bahwa mereka dapat menghasilkan uang dengan menawarkan kebebasan kepada para turis. Sistemnya turis akan didampingi selama berwisata dengan bebas daripada membeli tur dengan sejumlah uang tertentu.

Walking tour atau jalan kaki sangat diminati – sebagian besar wisatawan ingin berjalan-jalan di tempat-tempat paling menarik dan melihat berbagai hal. Semakin kamu pintar bercerita tentang suatu tempat, maka semakin murah hati orang-orang yang bekerjasama denganmu.

Apabila kalian ikut open trip, yaitu wisata ke suatu negara atau kota, akan didampingi oleh tour leader, yang tugasnya mendampingi rombongan dari kota asal hingga kembali lagi, memastikan seluruh agenda perjalanan lancar. Pada rombongan besar yang jumlah pesertanya banyak, tour leader disertai beberapa, bisa 2 atau 3 orang tour guide.

Lalu ada travel consultant/agent, yang membantu pelanggan merencanakan perjalanan, memesan tiket, dan menyusun itinerary.
Di sebuah badan usaha atau travel agent ada petugas (ticketing officer) yang tugasnya melayani pemesanan dan administrasi tiket transportasi atau atraksi wisata. Termasuk menagih pelunasan bila kalian sudah booking sebuah paket perjalanan.

Perhotelan & Akomodasi (Hospitality)

Pergi ke tempat wisata tentunya berkaitan dengan akomodasi sebagai tempat tinggal sementara kita. Apalagi kalau membawa keluara tentunya akan fokus pada kenyamanan selama tinggal di destinasi wisata.

Ada beberapa deskripsi pekerjaan yang berkaitan dengan hospitality atau keramahan.

  • Hotel Manager: Bertanggung jawab atas seluruh operasional hotel.
  • Front Office / Receptionist: Menangani check-in, check-out, dan kebutuhan tamu.
  • Concierge: Membantu tamu mendapatkan informasi lokal, pemesanan restoran, atau transportasi.
  • Housekeeping Manager: Memastikan kebersihan dan standar kenyamanan kamar terjaga.

Transportasi

Perusahaan agen perjalanan, selain menyediakan paket-paket wisata dan akomodasi, tak kalah pentingnya adalah menyediakan transportasi. Ada yang termasuk perjalanan dari kota asal ke negara/kota tujuan, tetapi ada juga yang hanya menyediakan transportasi selama di kota tempat kita berwisata.

Waktu saya dan teman-teman berwisata ke Flores, kami berangkat dari kota masing-masing mengatur sendiri tiket pesawatnya. Begitu pula, ketika kembali ke kota asal, masing-masing sudah booking sendiri tiket pulang. Selama di Flores, kami menyewa bus wisata yang mengantarkan kami jelajah Pulau Flores.

Adapun transportasi yang disiapkan agen perjalanan akan bekerjasama dengan agen wisata atau penyedia jasa transportasi di negara/kota tujuan.
Di Eropa, ada ketentuan driver/pengemudi bus wisata, harus didampingi oleh driver cadangan, dan tiap 2.5 jam istirahat. Selain itu driver juga mendapatkan akomodasi sama dengan peserta tur, seorang satu kamar.

Pekerja Kapal Pesiar

Jika kamu gemar berpetualang dan ingin merasakan bagaimana rasanya berada di kapal pesiar, dipersilakan untuk mendaftar! Orang yang bekerja di kapal pesiar dapat menghasilkan banyak uang. Jumlah posisi yang dapat dipilih sangat menarik dan banyak pilihan. Kamu bisa saja berlatarbelakang dan mempunyai gelar di bidang teknik, perhotelan, chef, atau ritel. Bahkan pemain kasino juga diundang untuk bergabung dengan kru. Begitu juga dengan anggota lain yang memiliki pengalaman dalam kegiatan hiburan.

Pekerja kapal pesiar adalah para profesional yang bekerja di atas kapal penumpang besar (seperti hotel terapung) yang berlayar mengunjungi berbagai destinasi wisata dunia.

Pekerjaan ini sangat unik karena menggabungkan industri Hospitality (Perhotelan), Transportasi Laut, dan Hiburan dalam satu lingkungan kerja yang sangat dinamis.

Digital & Kreatif (Modern Tourism)

Di era digital, muncul pekerjaan baru yang mendukung promosi pariwisata.

  • Travel Content Creator / Blogger: Mempromosikan destinasi melalui tulisan, foto, atau video di media sosial.
  • Tourism Consultant: Memberikan saran profesional kepada pemilik bisnis wisata tentang cara mengembangkan usaha mereka.
  • Sustainable Tourism Specialist: Ahli yang fokus memastikan pariwisata tidak merusak alam dan tetap bermanfaat bagi warga lokal (seperti konsep di Imah Janela).

Penutup

tour guide
tour guide

Apapun profesi kalian yang berkaitan dengan travel dan turisme, ada skill utama yang dibutuhkan yaitu:

  • Kemampuan Bahasa: Terutama Bahasa Inggris, dan bahasa asing lainnya adalah nilai tambah besar.
  • Komunikasi & Storytelling: Terutama jika kamu ingin menjadi pemandu atau konsultan. Itu yang saya amati ketika mengikuti walking tour. Pemandu harus bisa menceritakan kisah sejarah suatu tempat dengan fasih.
  • Problem Solving: Wisata sangat bergantung pada kondisi lapangan (cuaca, jadwal transportasi), sehingga kamu harus cepat mencari solusi jika ada kendala.
  • Cultural Intelligence: Kemampuan memahami dan menghargai perbedaan budaya tamu.

Nah, gimana, apakah kamu sedang mempertimbangkan karier di bidang ini, atau mungkin ingin tahu kualifikasi untuk menjadi pemandu di sebuah komunitas?

Tinggalkan komentar