Pertengahan bulan Agustus, tiba-tiba saja saya keidean ke Sukabumi. Cek-cek Instagram, lewat akun mobil travel Bandung-Sukabumi, berangkat dari pool Baltos, harga tiket @Rp85.000,-. Langsung deh saya menyusun itinerary, apalagi ada rencana ke Bogor juga naik KA Pangrango. Nanti pulang ke Bandung dari Bogor pakai travel lagi atau bus kota.
Setelah itinerary disusun, terus kepikiran, kuliner dan oleh-olehnya apa ya?
Suami langsung nyaut:”Mochi!“…
Ah, iya, salah satu kuliner khas Sukabumi ya legitnya kue mochi.
Asal-usul Kue Mochi
Teksturnya yang kenyal, rasa manis yang pas, serta aroma wangi yang khas membuat kue berukuran mungil ini selalu sukses memikat lidah siapa saja. Lebih dari sekadar camilan tradisional, kue mochi telah bertransformasi menjadi ikon wisata kuliner utama yang mengidentikkan kehangatan dan kebudayaan Kota Sukabumi.
Asal-usul kue mochi di Sukabumi merupakan hasil akulturasi budaya yang menarik antara tradisi Jepang, Tionghoa, dan Sunda:
Masa Pendudukan Jepang
Kue mochi sejatinya merupakan kudapan khas asal Jepang yang terbuat dari tepung ketan yang ditumbuk hingga halus dan kenyal. Kehadiran mochi di Sukabumi tidak lepas dari rekam jejak sejarah dan akulturasi budaya yang berlangsung sejak masa pendudukan Jepang. Pada era tersebut, teknik pembuatan mochi diperkenalkan dan perlahan diadopsi oleh masyarakat lokal, khususnya warga keturunan Tionghoa di Sukabumi.
Diadopsi oleh Masyarakat Lokal dan Etnis Tionghoa
Resep mochi tersebut perlahan diadopsi dan dipelajari oleh warga lokal, khususnya masyarakat keturunan Tionghoa di Sukabumi. Mereka memproduksi kue ini untuk acara keluarga atau hari raya keagamaan.
Penyesuaian Cita Rasa Sunda
Seiring berjalannya waktu, resep mochi disesuaikan dengan lidah masyarakat Sunda. Isian aslinya dimodifikasi menggunakan adonan kacang tanah yang ditumbuk halus bersama gula, menghasilkan perpaduan rasa manis, gurih, dan renyah. Mochi ini juga dibalut dengan tepung maizena sangrai halus dan dikemas secara unik menggunakan keranjang bambu kecil (besek).
Inovasi Rasa Legitnya Kue Mochi
Kudapan manis kue mochi khas Sukabumi yang selama ini kita kenal, berupa butiran kenyal berukuran kecil yang dikemas dalam keranjang bambu yang disebut besek.
Setiap keranjang berisi 10 hingga 15 butir mochi yang diikat rapi memakai tali bambu.

Isian klasik kue mochi adalah adonan kacang tanah yang ditumbuk halus bersama gula, memberikan perpaduan cita rasa gurih, renyah, dan manis yang begitu harmonis saat digigit.
Meski isian kacang tanah klasik tetap memiliki basis penggemar setia, para produsen mochi di Sukabumi tidak ragu untuk terus berinovasi. Langkah inovatif ini diambil agar kue tradisional ini tetap relevan bagi generasi muda.
Saat ini, pengunjung dapat menikmati beragam varian rasa modern yang menggugah selera:
- Opsi Rasa Manis & Kekinian: cokelat, keju, green tea (matcha), durian, dan blueberry.
- Opsi Aroma Buah & Rempah: wijen, pisang ambon, stroberi, hingga cokelat keju leleh.
- Mochi Es Krim: Inovasi mochi dingin dengan isian es krim segar yang sangat populer saat cuaca panas.
Inovasi rasa dan warna juga dijumpai pada kulit mochi yang terbuat dari adonan tepung ketan, tetapi isiannya tetap kacang tanah tumbuk.

Pengalaman Kuliner dan Daya Tarik Oleh-Oleh Utama
Bila kalian cek di media sosial, ada beberapa produsen kue mochi legend yang masih ramai dikunjungi hingga hari ini. Selain itu, bermunculan pula produsen lain yang mengeluarkan berbagai varian rasa, dimensi kue, harga, dan kemasan yang lebih modern.
Karena dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet buatan, mochi Sukabumi biasanya memiliki daya tahan yang relatif singkat, yaitu sekitar 3 hingga 4 hari. Namun, keterbatasan daya tahan ini justru menegaskan kesegaran (freshness) dari produk mochi yang disajikan setiap harinya.
Sensasi menikmati mochi yang baru selesai diproduksi—masih hangat, kenyal, dan beraroma harum—menjadi pengalaman kuliner yang tidak tergantikan. Tidak mengherankan jika toko-toko mochi di Kota Sukabumi selalu dipadati antrean wisatawan pada akhir pekan atau libur panjang.
Beberapa jenama kue mochi yang cukup populer di Kota Sukabumi antara lain:
- Kue mochi A.Yani, Jalan A. Yani
- Kue mochi Kaswari Lampion, Gg Kaswari
- Kue mochi An-Nur, Jalan Bhayangkara
- Kue mochi Arjuna Wijaya, Gg Ajid I
- dll

Penutup
Menyusuri pusat oleh-oleh di Sukabumi belum lengkap rasanya tanpa membawa pulang beberapa ikat keranjang mochi. Apalagi, sekarang bermunculan jenama baru yang tak kalah lezat dengan jenama sebelumnya.
Legitnya kue mochi Sukabumi bukan sekadar daya tarik rasa di lidah, melainkan hasil dari perpaduan sejarah, kreativitas kuliner, dan ketelatenan para pengrajinnya. Menikmati sebutir mochi kenyal berisian kacang gurih adalah cara manis untuk menyelami kekayaan budaya kuliner Kota Sukabumi.
Jika kalian berkesempatan berkunjung ke Sukabumi, pastikan untuk membawa pulang aneka rasa kenikmatan mungil ini sebagai buah tangan untuk keluarga dan sahabat tersayang.


Tinggalkan komentar