Kedai Teh di Bandung – Tradisi ngeteh bukan hal baru di Bandung. Walaupun saya bukan asli Sunda, tetapi hidup di Tanah Parahyangan ini jadi kenal dengan budaya ngeteh. Seringkali bahkan disertai dengan makanan ringan berupa rebusan atau gorengan.
“Mangga ngaleueut” yang berarti “mari minum”, terjemahan dari bahasa Sunda lemes (halus) sering saya dengar bahkan hanya lewat depan rumah tetangga.
Tentu saja yang dihidangkan bukan air putih doang. Seduhan teh, umumnya teh tawar merupakan hal yang umum. Orang Sunda memang kalau ngeteh jarang ditambah gula seperti halnya kebiasaan orang Jawa. Di Jawa Tengah malahan ada istilah teh nasgitel, artinya teh panas legi lan kentel (= manis dan kental).
Tawaran mampir ke dalam untuk sekadar ngeteh, menunjukkan keramahtamahan orang Sunda.
Beberapa Kedai Teh Kekinian di Bandung
Bandung ketika zaman pemerintahan Hindia Belanda direncanakan menjadi pusat pemerintahan, sedangkan Batavia sebagai pusat perdagangan.
Sejalan juga dengan Belanda mengelola berbagai perkebunan teh di tanah Parahyangan dan mengirimkannya melalui jalur kereta api dan jalur jalan raya ke pelabuhan Sunda Kelapa di Batavia.
Perkebunan teh tersebut sekarang dikelola PT Perkebunan Nusantara III (Persero) disertai pula dengan masih bertahannya budaya minum teh, maka lahirlah kedai-kedai teh kekinian.
Kedai teh ini tersebar di berbagai tempat di kota Bandung, bahkan menjadi hidden gems yang asyik untuk ngadem maupun bertemu teman.
Teh-teh yang disajikan pun tidak terbatas pada minuman teh yang dipetik dari daun teh pilihan. Tetapi lahir pula menu-menu racikan baru teh artisan, yaitu teh yang terbuat dari herbal dan bunga khas Nusantara.
Berikut beberapa Kedai Teh di Bandung:
Kedai-kedai teh kekinian di Bandung masih sedikit. Mungkin dianggap kurang gaya dibanding dengan kedai kopi kekinian yang penyajiannya lebih rumit dan membutuhkan mesin-mesin canggih.
Teabumi Tea House

Teabumi Tea House menempati sebuah rumah kuno yang homey dan di dalamnya ada taman kecil serta ruangannya pun didesain terbuka. Waktu pandemi, saya dan teman-teman sempat ngeteh di sini, tanpa khawatir dengan ruangan tertutup disertai AC.
Menu yang disajikan di sini bukan hanya teh tradisional, tetapi berbagai racikan artisan tea yang disertai free biscuit. Varian artisan tea yang berkualitas seperti silver needle, white peony, dan golden needle disajikan dalam perlengkapan teh cantik semakin lengkap dengan suasana interior bernuansa serba kayu.
Sebagai teman minum teh, tersedia camilan, hingga berbagai kreasi menu lokal yang wajib dicoba. Teabumi cocok bagi yang mencari tempat bersantai maupun berkerja, lengkap dengan wi-fi dan stop kontak yang tersedia.
Alamat: Jalan Pajajaran No.72, Pamoyanan, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Waktu operasional: buka setiap hari, pukul 07:00–21.00 WIB

Teapotto

Teapotto berada di sekitar jalan Riau (LLRE Martadinata) menyajikan berbagai varian white tea, oolong tea, black tea, dan Japanese tea dalam teko keramik.
Waktu saya berkesempatan ke Teapotto, saya memesan Indonesian Houjicha, yang merupakan racikan green tea beraroma agak gosong, yang diperoleh dari memanggang perlahan daun, batang, tangkai, atau ranting teh yang digulung rapat.
Bagi pecinta milk tea dapat memesan menu unik dalam botol khas Teapotto. Selain menu artisan tea yang nikmat, interior indah Teapotto cocok untuk foto instagramable.
Kedai teh Teapotto bersebelahan dengan restoran Jepang, Nijuugo Resto. Bila kalian ingin memesan makanan dari resto tersebut baru bisa dipesan mulai pukul 11:00. Untuk pagi hari hanya tersedia teh, camilan, dan menu sarapan.
Alamat: Jalan Bengawan No.25, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.
Waktu operasional: buka setiap hari, pukul 08:00–21.00 WIB
Edelweiss Tea & Coffee House

Tea house sekaligus cafe ini terkenal akan suasana nyaman yang akan memanjakan pengunjung dengan udara sejuk Kota Bandung dan pemandangan pepohonan rimbun Ciumbeulit. Di sini terdapat zona indoor, outdoor, dan semi outdoor yang dapat dipilih.
Kedai tehnya cukup unik berupa bangunan kaca yang cantik, sehingga kalian bisa ngeteh, tapi engga masuk angin.
Ada berbagai menu kopi dan artisan tea yang dapat dipilih. Di sini dapat memesan teh dalam teko sekaligus pemanasnya sehingga teh akan tetap hangat. Terdapat menu makanan favorit yang wajib dicoba yaitu iga bakar sambal ijo yang menggiurkan
Alamat: Jalan Neglasari Dalam No.7, Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.
Waktu operasional: buka setiap hari, pukul 10:00–21.00 WIB
Gajua Teh

Kedai kopi terkenal akan nuansa nyaman bisa bikin betah mengerjakan tugas seharian. Memiliki interior kuno dengan berbagai dekorasi klasik menjadikan tempat ini terkenal sebagai spot instagramable favorit pencinta teh.
Berbagai varian teh disediakan mulai dari teh premium, teh racik panas teh racik dingin. Pengunjung juga dapat mencoba berbagai varian kopi, mocktail dan cemilan nikmat di sini.
Alamat: Jalan Cigadung Selatan No.32, Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung.
Waktu operasional: buka setiap hari, pukul 08:30–23.00 WIB
Mimi Teh

Namanya unik, yang dalam bahasa Sunda Mimi Teh artinya “minum teh”. Tempatnya kecil dan cozy. Pilihan rasa di Mimi Teh berbeda dengan kedai teh di tempat lain. Teh yang ditawarkan merupakan paduan dengan beragam jenis rasa buah, roti, taro, dan topping lainnya.
Bahkan signature Mimi Teh adalah Homemade Real Cheese Tea Jasmine, yaitu teh yang diberi toping keju yang diproses menjadi foam.
Alamat Mimi Teh:
Jl. Trunojoyo no 23, Citarum, Kec Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, 40115
Jam operasional: buka setiap hari, pukul 09.30 – 22.15 WIB
Penutup
Kedai teh memang tidak sebanyak kedai kopi yang marak di mana-mana. Tetapi makin populernya teh artisan yaitu racikan daun teh dan herbal maupun bunga, membuat rasa teh memiliki sensasi yang berbeda. Disajikan dalam teko dan cangkir cantik membuat ngeteh pun tak kalah gaya dibandingkan dengan ngafe di kedai kopi.
Seringkali juga kedai teh tersebut juga menyajikan kopi atau jus buah, walaupun bukan yang utama.
Tentu saja disertai camilan yang disajikan dalam piring cantik.
Semoga bermanfaat.


Tinggalkan komentar